Jumat, 06 Februari 2015

Jumatku Bersama #Lumia

Jumat bareng #Lumia?
siapa tuh?

dia adalah partner gue!

so, today I'm gonna share to all of you about my super-duper sweet relationships between me and Nokia (or recently, Microsoft). selama gue menggunakan sebuah perangkat elektronik yang namanya ponsel ini, cuma ada 1 brand yang selalu jadi alat kepercayaan gue sepanjang masa. yaps, berawal dari Nokia, sampe sekarang gue pake Lumia.

to the point!

ponsel Nokia gue yang paling pertama adalah Nokia 3315. oke, siapa disini yang enggak yau ponsel yang super eksis di masanya? semua orang pasti ngerti bentuk ponsel ini. waktu itu gue kelas 2 SD, dan fungsi ponsel itu jelas buat telpon bokap sama SMS nyokap. ya, sebagai anak SD, apalagi yang bisa diharapkan selain permainan kayak Snake sama Space Impact II, ya kan? itulah kehidupan pertama gue bersama Nokia, as a kid. bahkan dulu ponsel gue yang satu ini seing kebawa pulang sama temen sekelas gue, saking mereka suka minjem ponsel gue yang game nya paling eksis sejagad raya ini. dan gue, biasa aja. bokap pun biasa aja kalo tau ponsel gue dibawa pulang sama temen. soalnya toh besok paginya bakal dibalikin di kelas.


next phone!

tararara, ponsel dengan seri Nokia 3530 lungsuran kakak gue yang jadi kesayangan, kak Pris, ehehehe. adakah yang ingat seri ini? kalo lupa, ponsel seri ini adalah ponsel pertama dengan layar berwarna. inilah ponsel penggrebak pada masanya. fungsinya masih enggak banyak berubah. telpon, SMS ... paling ya jadi nambah. pertama, gue jadi agak eksis di antara temen-temen dengan kalimat "wah, layar HP-nya berwarna .."; dan yang kedua, permainan didalemnya pun makin kece. ada Bounce, Sudoku, sama apa lagi ya? hmmm ...


kemudian 'kisah asmara' gue berlanjut ke Nokia 7610, yang gue lupa darimana bisa gue pake. yang gue inget, pemilik sebelumnya cuma punya satu video didalamnya, video seorang tentara dipenggal kepalanya sama teroris. kok serem ya? kalo ponsel yang satu ini udah termasuk OS Symbian 60, keren kan? disaat brand ponsel lain masih berkutat di featured phone, gue udah pake ponsel generasi pertama sebagai smartphone. buat informasi tambahan, beberapa brand ponsel lain pun pernah menggunakan Symbian sebagai sistem operasi pada ponsel produksi mereka. ponsel ini cukup berharga, karena banyaknya foto kenangan jama SMP (ciaelah) bareng temen-temen gue, dan lagi-lagi, ponsel ini keren banget!


belom cukup sampe disitu. 1,5 tahun setelahnya, setelah gue nabung, akhirnya gue beli ponsel seri baru, yaitu Nokia 7210 Supernova. jaman segitu, ponsel itu punya kamera 2 MP, dan ponsel seri terbaru yang baru rilis. rasanya jadi tambah eksis deh. dengan bentuk kecil, tipis, dan elegan, ponsel ini jadi kebanggaan gue lagi. karena fitur-fiturnya yang pada saat itu udah mumpuni banget buat gue. udah bisa internet browsing (padahal 7610 juga bisa sih), juga asik buat hiburan, bisa buat pemutar musik, ringan, bagus buat foto-foto bareng temen, lengkap deh!


gue sebenernya bukan orang yang cukup telaten ngerawat ponsel, atau tepatnya mendewakan ponsel. ya, ponsel itu alat, dan gue menggunakan alat sesuai dengan fungsinya. cuma enggak terus yang posesif banget dipakein segala macem back cover biar empuk, atau yang dipegang dikit terus bilangnya "jangan dirusak ya". itu menurut gue lebay! apalagi buat segala produk ponsel Nokia yang emang tahan banting semua.

ok, next!

selanjutnya gue pake ponsel dengan notabene smartphone (7610 sama 7210 juga udah pake sistem operasi Symbian sih), juga jadi orang yang (lagi-lagi) terawal dalam masanya, yaps, touchscreen. Nokia 5233. di saat semua temen-temen gue masih pake ponsel batangan, gue muncul jadi protagonis ponsel layar sentuh dengan stylus di pojok kiri bawah kasing ponsel bagian belakang. dengan sistem operasi Symbian S60v3 yang waktu itu eksis banget, mencukupi kebutuhan gue buat musik, video, mengabadikan momen, dan disaat inilah muncul aplikasi yang bernama WhatsApp Messenger. dan masa sudah mulai berubah.


ya, beberapa sistem operasi lain semisal iOS, BlackBerry, dan Android mulai muncul dan sedikit demi sedikit menggerus kedigdayaan Symbian. ada masa juga dimana gue mulai berpikir, dan menyesuaikan kebutuhan gue pake smartphone. dan gue memilih buat setia ke sahabat gue yang satu ini. setelah jasa Nokia 5233, gue mendapatkan smartphone termahal dan terkeren gue sampe saat ini, dan serinya adalah Nokia X7-00. Smartphone yang adalah sponsor ofisial dari film "Transformers: Dark of the Moon" ini cukup mumpuni isinya (atau yang terbaik pada masanya). layar sebesar 4", dengan sistem operasi Symbian^3, full stainless casing, kamera sebesar 8 MP, dan sudah mendukung jaringan HSPA (H+), ditambah lagi, punya gue adalah yang limited edition. udah smartphone kelas wahid, yang limited edition pula, ahahaha. (maap, sombong)


sayangnya . . . waktu sahabat gue yang satu ini baru berusia 6 hari, tepatnya pas gue makan gado-gado sebelum ke GBK buat nonton Indonesia, temen gue ini terjun bebas dan alhasil layarnya pun pecah. mau tau jadi kaya apa?


TUH!

rupa sahabat gue (sampe sekarang ini). dan gue pake smartphone itu selama SMA, tepatnya, sampe kelas 12. dengan layar yang ancur begitu, sedikitpun fungsinya masih bagus banget kok. andai kata gue enggak kecelakaan ditambah itu smartphone enggak nyebur ke bak mandi, pasti masih gue pake itu sampe sekarang. karena sekarang lagi rusak total smartphone-nya, ehehehe.

dengan smartphone ini juga gue mengalami prihatin yang besar terhadap industri Nokia yang mulai kolaps. mulai dari selesainya upgrade Nokia Symbian^3 yang berakhir pada upgrade Symbian Belle, sampai pada akhirnya diputuskan memberhentikan proyek sistem operasi yang adalah pelopor di dunia ini. bersama smartphone ini juga gue memperhatikan Nokia yang mencoba tetap hidup dengan bekerjasama dengan Microsoft untuk sistem operasi Windows Phone, hingga kemudian lahirlah seri Lumia, atau yang waktu itu terkenal dengan nama Nokia Lumia.

ada rasa bahagia melihat Nokia sekali lagi bangkit, namun juga kecewa karena orisinalitasnya kini menghilang. untungnya enggak hilang sepenuhnya, karena masih ada seri Nokia Asha yang meneruskan sistem operasi Symbian bernafas. oke, lanjut!

setelah Nokia X7-00 gue menemui akhir masa baktinya (aduh, bahasanya ..), gue menjatuhkan pilihan gue kepada Nokia Lumia 520 sebagai penerusnya. mungkin orang bakal nanya, "kenapa cuma seri itu?" jelas jawabannya, coba-coba. inilah ponsel sejuta umat dengan notabene Nokia-Microsoft connection yang masih dipertanyakan kinerjanya waktu itu. dan gue lagi-lagi jatuh cinta! smartphone yang satu ini sederhana, namun mumpuni. dengan sistem operasi Windows Phone 8, layar sebesar 4", dan juga kinerja yang maksimal, tanpa pernah sekalipun ngadat (problematika smartphone merk lain hingga saat ini), pokoknya lengkap deh untuk ukuran sebuah smartphone sederhana. di tangan gue, smartphone yang satu ini entah kenapa jadi daya tarik tersendiri, terutama dari tampilan Metro User Interface (Metro UI) yang kotak-kotak. dan banyak banget temen gue yang kemudian ikut beli ponsel ini. udah ada 14 orang kalo enggak salah. mungkin perusahaan ini harus ngerekrut gue jadi salah satu marketing-nya deh, ihihihi.


sampe sekarang, 520 gue masih berfungsi, cuma secara fisik udah berantakan. keypad fisik yang udah rusak (lock, volume, camera shutter), charging port yang mulai rusak, dan back cover yang udah jelek banget. sekarang, sahabat gue yang satu ini lagi di 'rumah sakit' biar jadi seger lagi, dan dipake sama adek gue, ehehehe.

mungkin beberapa orang mempertanyakan soal kelengkapan aplikasi yang tersedia di Store-nya Windows Phone. ya, banyak banget aplikasi yang telat masuk di Windows Phone secara umum. kalo mau tau kenapa, semua itu karena tingkat keamanan yang menjadi prioritas Microsoft, jadi banyak banget aplikasi yang katanya beken itu belum lulus di tingkat keamanannya. User Safety and Protection adalah prioritas dari Microsoft. semacam virus, ataupun ads yang ada di aplikasi diminimalisir. adapun ads yang muncul adalah ads yang resmi, bukan abal-abal. ditambah lagi, sekarang, Microsoft sedang mengembangkan All-in-One Windows, terutama aplikasi dan layanannya. maksudnya bagaimana aplikasi-aplikasi itu bisa diakses baik dari smartphone, tablet, phablet, laptop, maupun PC. sekarang, Windows pun bersifat lebih personal dan juga jauh lebih safe dibandingkan sistem operasi yang lain. itulah kenapa gue setia sama Nokia dan Microsoft dalam masalah perangkat elektronik. sebagai pengguna yang membutuhkan easy access ke semuanya, pilihan ini tentu adalah pilihan tepat!

sampe pada akhirnya, Microsoft mengakuisisi Nokia, dan akhirnya branding pun beralih dari Nokia Lumia menjadi Microsoft Lumia. dan . . . Microsoft Lumia 535 adalah smartphone terkini gue. yaps, secara garis besar, smartphone ini menawarkan layar sebesar 5", sistem operasi Windows Phone 8.1, Dual-SIM, dengan prosesor quad-core, juga kamera utama 5 MP dengan flash, juga kamera depan juga 5 MP. asik kan?


intinya, baik itu adalah Nokia, atau Microsoft, atau Lumia, I love it all from the first time! dan gue bakal terus dan terus pake brand ini.

satu lagi cita-cita gue adalah . . . kembali mengumpulkan semua ponsel yang pernah gue pake, dengan keadaan ponsel yang baik dan sempurna. yang jelas satu pelajarannya yang terpenting adalah, jangan pernah lupakan jasa sebuah barang. secara umum juga, jangan pernah lupa akan jasa seseorang, siapapun, ataupun apapun.

dan pelajaran yang terpenting dari postingan kali ini adalah, setia!

dan yang terakhir, kalian masih bisa lho kalo mau #SwitchToLumia dan gue bakal dengan senang hati memberikan advice ke kalian semua tentang Lumia!


goodbye!

Rabu, 04 Februari 2015

Rabu yang adalah Hari Kanker Sedunia


"dedicated to all those who have lost the fight, and to all those who won't quit the fight, and to all those who finally win over it."

yeah, TODAY, FEBRUARY 4th, DEDICATED AS WORLD CANCER DAY! and also, the bold words for this year is "Not Beyond Us".

gue mau sedikit sharing deh tentang ini. ya, gue adalah salah satu survivor dari penyakit yang menyeramkan itu. kalo mau tau, gue adalah si pita abu-abu (bener enggak ya, udah lupa ahahaha)! how did I survived? God is the only answer, guys.

ya, selama kurang lebih 4 tahun gue harus 'perang' dalam kesendirian, dan bahkan gue hampir sama sekali menyerah dan melupakan tentang bagaimana hidup, dan mulai me-review apa aja hal yang udah gue lakukan dalam hidup. semua yang gue dapet dan semua yang hilang dari gue, semua yang telah gue lakukan dan yang telah orang lain lakukan buat gue, semua kenangan dan kasih sayang yang telah gue dapatkan, dan gue mulai membuat 'kata-kata perpisahan' waktu itu.

pertama kali disease-nya kedeteksi, gue diprediksi cuma bisa bertahan 1 tahun. tapi gue fight, tanpa seorangpun tau, and God give me power to surpassed these hard times of mine. gue mematahkan vonis dari dokter, dan sempet hanya 3 bulan menjadi orang normal, sampai akhirnya sahabat gue itu dateng lagi dalem badan gue. another fight, and even a harder fight. disinilah gue sempet merasa putus asa dan mulai berpikir ngelupain semuanya. dan gue mulai mempersiapkan diri buat pergi dan menyerah gitu aja. tapi, God is always besides me.

suatu malam, kebetulan pas gue lagi opname beberapa hari, gue browsing lewat laptop dan menemukan satu film menarik, berjudul "Niini no Koto wo Wasurenaide" atau bisa juga dikasih judul "Don't Forget About Niini". 'Niini' itu panggilan untuk kakak laki-laki kalo di Jepang. film ini menceritakan kisah seorang remaja bernama Keisuke yang melawan kanker selama 8 tahun lamanya. film yang superbly change me! lewat film itu, Tuhan udah menjamah gue, seolah berkata, "see? now, will you just surrender?"

gue akhirnya kembali semangat! dan dengan penyertaanNya, singkat cerita, gue survive, dan sekarang gue udah 100% sembuh. sekarang gue hanya sedikit demi sedikit mengembalikan keadaan fisik gue yang sempet lemah banget, juga mulai mengisi waktu-waktu yang sempet hilang.

singkat kata, gue tau rasanya gimana harus melawan kanker. dan itu sama sekali tidak mudah. bahkan, dokter yang menangani kita pun enggak tau rasa sakitnya kaya gimana. semua berat banget rasanya, dan memang, kalo motivasi lemah, pasti enggak akan kuat ngehadepin segala macam treatment yang harus dijalanin.

inget satu hal, semua orang berpotensi terkena kanker!

so, guys, kalian yang masih sehat-sehat, jangan sia-siakan badanmu, juga jangan menjadi racun bagi orang lain. hiduplah dengan pola kehidupan yang sehat, TINGGALKAN ROKOK (penyakit parah di Indonesia ini), karena setiap nyawa itu berharga. mau tau cara yang simpel buat ngejalanin itu semua?

cukup satu cara, bayangkan! atau juga kalo mau, sini dateng ke gue, biar gue yang nyuruh kalian membayangkan ahahaha. BAYANGKAN SETIAP ORANG YANG TERKENA KANKER DI DUNIA INI ADALAH KARENA ROKOK YANG KAMU HISAP, ATAU TINDAKAN YANG KAMU LAKUKAN. naif kan? tapi efektif. sekarang, gambar di belakang rokok aja tetep enggak ampuh, kan?

atau kalian pernah bayangin para fighter itu bilang "FUCK CANCER!" yang sebenernya berarti "FUCK YOU!" oke, kalian pasti tau kan kalo kanker lebih mudah menyerang para perokok pasif daripada perokok aktif? perokok pasif itu orang di sekitar lo yang nghirup asep rokok lo. jadi, lo masih egois?

bisa juga kanker juga salah sendiri, misalkan pola hidup yang enggak sehat. itu berarti sama aja kan kayak, "asalkan nikmat, yang penting nyawa diambil enggak apa. yang penting udah ngerasain nikmat," gitu? terus dengan mudah kalian bilang, "ini udah jalan dari Tuhan," gitu? FUCK THAT!

oh iya, haruskah gue ngomong sekasar itu? menurut gue, kata-kata gue enggak seberapa, karena gue cuma mau semua orang yang baca ini enggak mengalami apa yang udah gue alami, yaitu kanker. tapi kebanyakan orang bebal. guys, asap rokok kalian lebih mematikan daripada kata-kata gue, juga pola hidup kalian. eits, bukannya mau nge-judge atau menggeneralisir semuanya, tapi ya kan siapa tau salah satu dari kalian termasuk si 'perokok' atau si 'pola hidup tidak sehat'.

guys, gue cuma mau berpesan satu hal buat posting spesial hari ini. your life, each of them, are worth everything, even more. don't you ever waste it, even by just one second of it. your life, each of them, is priceless, even more. open your eyes, open your heart and start a better way of life to keep it worthy.

oke, segini aja deh postingan gue kali ini. daripada nyerocos kasar lebih banyak lagi. oh iya, sebelum さよăȘら (sayonara) hari ini, ini ada 4 advice point untuk tahun ini nih terkait World Cancer Day. dan buat penutup, gue kasih kalimat yang lagi eksis banget, "WE CARE SO WE SHARE, WE SHARE 'CAUSE WE CARE"


Kamis, 29 Januari 2015

Kamis Subuh dalam Tantangan

wait, what!?

apa-apaan itu judul posting? ya, di cerita kali ini gue harus cepet ngetik, karena ini udah jam 4:30 pagi, dan juga nanti jam 7:00 pagi gue harus jemput nyokap di stasiun. yaps, hari ini nyokap gue balik ke Jogja for several days. sekali lagi, apaan coba maksud judul unggahan hari ini? untuk bagian 'Kamis Subuh' jelas karena gue ngetiknya subuh-subuh begini, dan untuk bagian 'dalam Tantangan' itu karena . . . . . that's the main story!

sebelum gue masuk ke topik utama, gue mau curhat dulu. subuh-subuh gini, ada satu yang gue pikirin, yaitu part-time job! gue ngerasa gue ngebutuhin tambahan uang, dan yang jelas, gue mau kerja sebagai mahasiswa pada umumnya. selama ini gue kerja selalu pake nama bokap, atau gelar etnomusikologi gue, the point is, buat gue itu enggak adil. gue mau ngerasain gimana sih susahnya gue nyari kerjaan yang pas buat mahasiswa pada umumnya. gue sih pengennya yang normal, misalnya pelayan cafe atau resto, atau guru les, atau ya produktif sendiri. what, produktif sendiri?

yap, produktif sendiri. gue udah pernah jualan nasi uduk, dan selalu laku habis setiap hari. tapi gue cuma jualan seminggu, karena gue cuma manfaatin bahan makanan yang tersisa di rumah gue, lagipula itu berat banget kalo harus bangun subuh terus buat masak segala macem makanan. dulu pas sebelum kuliah, gue sempet kasih les pelajaran ke anak SD atau SMP gitu, dan itu lebih enjoy. tapi, itu belom sama sekali gue coba di jogja, karena . . . orang jogja udah pada pinter semua, bisa belajar sendiri, gue jadi nganggur deh. terus yang paling terakhir, yang paling enjoyable adalah kerja serabutan apapun, yang penting berhubungan sama musik. bantuin jual atau cari alat musik, servis alat musik, kasih les alat musik, pinjemin buku musik, atau sewain peralatan musik, bantuin aransemen lagu, ya pokoknya gitu deh.

ada satu hal yang pengen banget gue lakuin, yaitu antara musik dan media sosial. ya, asik kali ya kalo bisa bikin video music cover atau apalah itu, dan juga audio cover juga bisa. tapi untuk yang satu ini, gue enggak mau sendirian, dan gue lagi nyari temen-temen buat berkarya di bawah 'satu payung' yang gue harap bisa gue bentuk. tapi gue butuh belajar dulu, tentang cara recording, baik itu audio ataupun video nantinya, terutama audio yang utama, gimana bisa bikin sound yang enggak noisy, clean dan juga tetep berkualitas (karena emang lebih konsentrasi ke penyuguhan musik yang berkualitas). ya, doakanlah saja semuanya bukan hanya konsep belaka. AMIN.

oke, here we go now!

the main story, dengan kata kunci 'dalam Tantangan'. Jadi, ceritanya begini nih. anggaplah gue punya pacar, atau ya tepatnya calon pacar. eh, tapi belom jadi pacar, tapi bakal pacaran. tapi, kalo cuma sekedar suka sama suka berarti ya udah pacaran, nah tapi kita mau yang serius, jadi harus menunggu waktu lagi untuk resmi pacaran. tapi . . . ya begitulah! ngerti kan? anggaplah nama wanita yang membuat gue jadi laki-laki paling beruntung ini berbahagia adalah Sarkiyem Marsonimah (astaga, maap~), panggil aja mbak Nanda. oke, sebut aja dia Nanda! (lah, terus gue siapa!?)

bodo amat dah gue siapa!

jadi, si Nanda ini kan lagi pulang ke rumahnya, di deket laut itu, ya alhasil gue sama Nanda jadi jarang komunikasi dong. biasanya cuma bisa chatting pagi-pagi sebelum pada mulai nyari kesibukan masing-masing sama malem sebelum pada tidur. kebetulan juga sempet beberapa kali video calling-an sih, walaupun selalu terhalang kekuatan sinyal (harusnya dikasih judul Cinta VS Sinyal). alhasil ya seringlah yang namanya kangen itu muncul (ciaelah), dan inilah yang menjadi awal kata-kata, "dihemat-hematlah ya kangennya," keluar. apa banget deh ya orang udah pada tua masih pada begituan!? ahahaha, maklum kita masih kasmaran. karena si Nanda emang orangnya ngangenin sih. eh, Nanda yang mana tapi ya? Nanda dan Nanda.

lanjut!

terakhir kali, kemaren ini, gue sama Nanda itu sama sekali enggak bisa komunikasi, karena laptop-nya si Nanda lagi dipinjem sama sepupunya seharian full. the problem is, smartphone-nya si Nanda ini lagi rusak, jadi kalo mau chatting cuma bisa lewat laptop, via aplikasi LINE Messenger sama Skype atau ya sebuah teknologi rada kurang eksis di Indonesia yang disebut email. ajaibnya, gue kan seharian itu cuma online aja, cek Facebook, Twitter, Instagram seharian, nah kok rada sore, tanpa niat stalking, nama si Nanda ini muncul lah di timeline Twitter gue, nge-post foto dengan tagline "kangen banget sama orang ini!!" (kalo enggak lupa ya begini). dan begitu jam 6 sore, kalo enggak salah juga, muncullah kalimat pembuka chatroom kita hari itu, lewat akun LINE Messenger punya adeknya: (huruf gede gue, huruf kecil dia)

"Hey, ini aku"

"AFTER TWEETING PICTS, BORROWING YOUR SISTER'S LINE, AHAHAHAA
I MISS YOU TOO, NANDA" *nama masih disamarkan*

"Hahaha..you know kan laptopku dipinjem kakakku, dan hpku masih di service so aku gabisa pake line, jadi sementara ini aku cuma bisa nungguin adek pulang sekolah dan langsung aku pake hp dia
Hahaah"

"WAHHH AHAHAHAA
AJENG FINE WITH IT ?" *nama adeknya ikut disamarin ah~*

"Tenang dia adik yg baik kok sama kakaknya..hahah
Tapi nanti malem katanya laptopku mau dibalikin sih...semoga aja bener deh"

"SANTAI AJA, DI HEMAT-HEMAT AHAHAHAA"

"Seriuss nih mau dihemat hemat??
Kalo gitu gimana kalo selama seminggu dimulai dari besok kita ga chattingan dulu gimanaaa?? I dare you!!!!
Mmm ralatt 2 minggu!!
Deal or no deal??"

"YAKIN ??
MULAI BESOK ?
'CAUSE I'VE GOT SURPRISE FOR YOU
ATAU LANGSUNG KETEMU TANGGAL 15 ?"

"Surprise????
Okeey kalo gitu kita gak chattingan sampe tgl 15 feb!!! Deal
Hahaah"

"YEAH, OKE, INGET-INGET, HARI SENIN KITA KETEMU JAM 10, SETELAH KULIAH, GIMANA ?
AKU TUNGGU DI S*&^% ? *tempat juga kudu dirahasiakan, ahahaha*

"Engga mau ah..."

"HMM ?"

"Hahah oke oke aku catett
Just kidding kok
Kamu posisi lagi dimana ini?"

"AKU ?
DIDEPAN LAPTOP, AHAHAHA. DIRUMAH ..."

"Ngapain?"

"CUMA LIAT BLOGKU, MUNGKIN BESOK MAU NGEPOST AHAHAHAA
KAMU ?"

"Nothing to do
Lagi ga ngapa ngapain"

"IHIHIHII TERUS YAKIN ?"

"Yakin apa??
Soal tantanganku?"

"MAU SAMPE TANGGAL 15 SETELAH SESI PERTAMA KULIAH, KITA 'HEMAT' ?" *sampe disini pun gue blom sadar ketololan gue, kalo gue salah tanggal*

"Mmm...yakin ga yakinnn...
Tapi aku mau mencoba gimana rasanya menahan kangen
Hahaah
Ohya untuk terakhir kalinya i'll skype you deh
Kamu bisa skype kan?"

"BISA KAYANYA ...
INSODAT SIH INI YANG TAMPIL" *nama operator selular pun diplesetin*

"Tapi cuma bisa sampe jam 8 gpp kan??"

"IT'S FINE KOK"

"Seenggaknya utk terakhir kalinya sebelom kita ketemu tgl 15
Hahaahah
Waittttt
Aku skype yaah
Pake akun adekku"

"I'm waiting"

............

nah, dipotong dulu chatroomnya, soalnya ya pas gini gue sama si Nanda lagi asik tatap-tatapan muka yang sama-sama pixelarized karena sinyal yang blugadul dari kedua operator.

bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla . . .

gue sama dia cuma ngobrolin rambut barunya yang 'kecelup' cat warna merah ujungnya, yang lagi ngehits banget disebut ombre atau om siapa lah itu ... terus juga ngomongin kumis gue yang semakin tebel dan tebel *FYI, sekarang udah gue cukur biar ganteng lagi* ... juga meyakinkan tentang challenge itu tadi, terutama masalah tanggal ahahaha. setelah 15 beberapa kali didakwa sebagai hari senin, akhirnya ketemulah si senin yang asli, yaitu 16! ... sama saling nitip salam buat keluarga satu sama lain lahh. dan akhirnya . . . sinyal kembali menunjukkan kedigdayaannya dan hegemoninya atas rasa kangen gue sama si Nanda. (INDONESIA PERBAIKILAH KUALITAS JARINGANMU!)

oke akhirnya . . . this is the last final chatroom between me and Nanda after the "video call terputus karena sinyal yang acakadut' moment:

"SINYAL NAIK TURUN AHAHAHAAA
MUNGKIN IT'S TIME"

"Dadaaaaaaa
Sampaii jumpaaaa
Sampai ketemu hari seninnnn tgl 16" *akhirnya bener, yeah*

"SEE YOU WHEN I SEE YOU ON Monday16 ...
 ANYTHING YOU DO, ENJOY IT, DON'T FORGET TO PRAY ALWAYS AHAHAHAA
JESUS DO AND ALWAYS BLESS YOU
I LOVE YOU, DEAR
AND I LOVE US


SEE YOUUUUUUUU"

"see you when I see you on Monday16 ...
anything you do, enjoy it, don't forget to pray always ahahahaa
Jesus do and always bless you
I love you, dear
and I love us


see youuuuuuuu tooooo"

. . . . . . . . .

well, udah dapet kan isi dari tantangannya? oke, so, I have to go off for now. harus kembali melaksanakan tantangan yang cukup menarik buat gue. dan juga gue kudu ngebuatin adek gue sarapan, karena dia harus sekolah pagi ini. oh iya, adek gue kelas 1 SMA broo~

satu lagi, kebelet boker, dan INI PENTING. ahahahaa, oke then, see you deh ya kalo gue inget atau kepengen nulis lagi. check out my account on http://www.twitter.com/steflaart atau ya coba-coba ajalah ya buka aja http://www.facebook.com/ananda.steflaart atau juga bisa tanya-tanya soal apapun deh di ask.fm/steflaart . . . oh iya, bisa juga menikmati foto-foto awkward gue di instagram.com/steflaart/ juga, atau buka-buka semua blog gue, ada http://steflaart.blogspot.com/ yang isinya gue yang serius, tulisan-tulisan akademik gue, terus ada http://steflaart2.blogspot.com/ yang isinya puisi-puisi gue yang yahud adanya, sama blog ini, http://diary-steflaart.blogspot.com/

jangan lupa di follow semuanya!! kalo mau, juga bisa minta gue nge-follow balik, I'll be superbly glad to do it for you!

satu lagi ketinggalan, hargailah karya temen gue, tentang gue, dan tunggu proyek tulisan barunya di http://anandakumbabhakti.blogspot.com/ juga jangan lupa nge-follow yaps!

SAMPAI JUMPA!

Sabtu, 24 Januari 2015

Sabtu Untunglah Bukan Rabu

akhirnya tidak berjumpa di hari Rabu!

life is keep turning and seems like everything is better for now. banyak banget yang terjadi selama ini. ya, emang tahun 2014 bisa dikategorikan sebagai tahun yang kurang beruntung buat gue secara pribadi. banyak banget masalah, problem, skandal, segala macem lah halangannya, dan gue jadi minim bersyukur, ditambah meningkatnya tingkat sinisme dalam diri, juga yang paling parah, tingkat pesimisme. itulah kesimpulan dari tahun 2014 yang gue lewatin. komentar gue ya gue ngerasa fucked up banget di tahun 2014 kemaren. seolah-olah gue mau protes dan teriak-teriakin semua rasa kesel gue ke hidup, tapi gimana? sama siapa? untuk apa? ya, hidup gue hambar banget di tahun itu, dan bahkan, gue sampe ngerasa kalo gue bukanlah apapun untuk siapapun, dan gue enggak punya sedikitpun arti untuk siapapun. sedih? jelas! tapi itu semua udah lewat.

2015!

bukan bentuk resolusi atau apalah itu, atau cita-cita untuk membaik. sama sekali gue enggak memikirkan semua itu. berbeda dari tahun-tahun yang lain, mengawali tahun yang baru ini gue cuma ngunci diri di kamar, merayakannya bersama Tuhan. gue cuma berdoa panjang lebar, menceritakan apa yang pengen banget gue ungkapin selama setahun kemaren. perasaan gue, cita-cita gue, keinginan gue, ucap syukur gue yang telah banyak gue lewatin, semuanya! bahkan, dalam sekitar 1 jam doa tersebut, gue masih aja lemah, dan nangis. gue sedih karena ngerasa sendiri banget, dan ngerasa kayak gue ini bukan manusia, dan makhluk yang berbeda dari yang lain. karena gue terasingkan, tanpa ada ucapan, tanpa menerima pesan, dan tanpa ada seorangpun manusia selama 'malam tahun baru' yang katanya adalah salah satu momen kebersamaan. gue bener-bener sendirian di rumah, dan PUJI TUHAN GUE MASIH INGET KALO GUE MASIH PUNYA TUHAN YANG SELALU ADA UNTUK GUE. ya, gue masih punya temen, kayak sebuah lagu yang gue suka banget, "WHAT A FRIEND WE HAVE IN JESUS". ya, Yesus sahabat yang terindah. gue luapin semuanya ke dalam doa, semua rasa kesal, rasa sedih, rasa bahagia, rasa jengkel, rasa sakit, semuanya gue ungkapin di quality time gue sama Tuhan.

bukannya gue sok pamer atau gimana, tapi gue bahagia banget karena gue akhirnya mengawali tahun ini bersama Tuhan, disaat semua manusia lainnya larut dalam hedonismenya masing-masing. but, gue enggak menggeneralisir kok, itu cuma ungkapan aja, enggak semuanya bener. dan ya, setelah gue selalu larut dalam kesedihan berlebih, merasa dalam keadaan yang semakin sendiri, di tahun 2015, gue kembali dekat dengan Tuhan. sekarang, setiap hari gue selalu berusaha mendekatkan diri dengan Tuhan, membawa setiap hal yang gue pikirkan dan akan lakukan ke dalam nama Yesus seorang. ya, "In Jesus' Name" adalah cara gue mengawali segala sesuatu sekarang.

satu hal lucu untuk mengawali tahun ini adalah, dengan memposisikan status diri gue sebagai "Hesitant Alien", atau alien yang terasingkan. seberapa lamakah gue akan berproses sehingga nantinya gue bisa menjadi "Only Human" lagi dan bahkan dalam status "The Human Which Fully Saved by God". ya, gue sedang berproses sebagai sebuah pribadi kosong yang hendak mengisi hidupnya dengan Tuhan sebagai perantara.

tahun ini gue bakal berumur 20 tahun, tahun yang bagi sebagian besar manusia adalah tahun untuk memilih untuk mati atau terus hidup. tahun di mana adalaha masa transisi bagi remaja menuju pemuda/pemudi. proses peralihan tanggung jawab juga, tentunya. apa udah ada yang berubah dari hidup gue di 2015 yang baru berusia 24 hari ini?

YA!

setiap hari gue bangun dengan sebuah doa sederhana dan senyum optimisme, menyerahkan segala sesuatunya ke dalam tangan Tuhan, dan juga mengakhirinya dengan doa ucapan syukur sederhana. sekarang, setiap hari gue selalu sempat membuka alkitab, untuk sekedar membaca sedikit demi sedikit, dan karena keinginan dan kerinduan dari dalam hati sendiri. dan gue aktif melayani, mungkin tidak selalu di gereja. tapi gue bahagia gue bisa ke panti asuhan, panti binaan, panti anak kanker, panti jompo, hanya sekedar untuk mempersembahkan satu hari gue untuk mereka. gue juga bahagia melayani bersama teman-teman yang tergabung dalam Persekutuan Mahasiswa Kristen di kampus. gue menyelesaikan semua tanggung jawab dengan baik, dan bahkan sekarang, the best part of all, I found love that once seems like to loosen up from my life. gue bisa semakin akrab sama nyokap, semakin baik ngerawat Rista, adek gue, semakin akrab pula sama bokap juga Andi, abang gue (masih pada inget kan?), terutama sama bokap, sekarang hubungan gue sama dia pun udah melibatkan hubungan emosional yang lebih mendalam. satu lagi yang melengkapi semuanya, ya, seseorang udah berada di sisi gue, udah mendampingi gue, dan sedang berproses menuju ke hal-hal yang lebih baik.

satu hal yang membuat gue sangat bersyukur adalah, semua hal yang udah gue sebutin di atas (atau yang mungkin lupa belum kesebut) bisa terjadi karena gue mendahulukan Tuhan sebelum semuanya. semua gue bawa dalam doa, dan hal yang paling membahagiakan, dari sebuah doa sederhana yang gue selalu sampaikan setiap hari, kini semakin hari semakin menjadi sebuah konstruksi doa yang lebih kompleks, dan gue menjadi lebih dan lebih bersyukur kepada Tuhan, atas semua karuniaNya yang selalu berkelimpahan buat gue, dan buat semua orang.

hidup selalu berjalan, yap, layaknya Sabtu yang datang setelah kita melewati Rabu dan hari lainnya. dalam proses melewatinya itu, kita belajar tentang banyak hal, dan ada beberapa hal yang enggak bisa dijelaskan, seperti misalnya rasa percaya. kepada siapa kita menggantungkan nafas kita dalam setiap aktivitas kita? itulah pelajaran yang gue ambil dari tulisan berantakan sama super singkat hari ini. kita belajar dan akan terus belajar, dan buat gue, gue bersyukur kepada Tuhan, dan gue akan selalu bersyukur kepadaNya. gue cuma mau bilang, hidup itu indah, apalagi kalo kita semua menyertakan Tuhan didalamnya. penawaran gue adalah, mau mulai mencoba perubahan?

dan solusi gue adalah, DO IT NOW AND DO IT LOUD!

akhir kata, good bye to the today's post! see you around, the people full of love!
oh iya, satu lagi, I am not anymore a Hesitant Alien, bye!


"Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan KebenaranNya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari." Matius 6:33-34

Rabu, 14 Januari 2015

Rabu Melulu Sampe Bosen, Setuju?

halo lagi di hari Rabu!

kenapa lagi-lagi hari Rabu? bosen banget judul depannya hari itu melulu. diskriminasi sama hari-hari lainnya banget! cerita awalnya kenapa hari ini lagi adalah, ulah salah satu temen terbaik gue, Rasyid Agam Fudhail (search yaa biar eksis ehehehe) yang tiba-tiba setelah rapat di kampus tadi bilang sesuatu ke gue. dia bilang, "tadi aku baca blogmu lho, dan ada namaku."

good news, namamu aku munculin lagi, kawan!

ya, semakin hari, semakin berubah. semakin hari, gue semakin kayak Hesitant Alien (kalo mau tau artinya, gunakanlah aplikasi yang menyediakan jasa terkait). kemana-mana sendiri, ditambah mata gue yang jarak pandangnya makin jelek, dan makin susah ngebedain orang, alhasil stigma "sombong enggak mau nyapa duluan" semakin lekat di diri Nanda. to be honest, gue pengen punya mata normal kayak punya kalian semua, guys. supaya gue bisa ngeliat kalian, dan nyapa kalian. I feel weird, between me and all of you, I felt hesitant.

duh malah curhat ....

forget it!

sekarang gue punya beberapa kesibukan. yaps, nyogok guru besar ISI biar bisa dapet gelar S2 di bidang musik tidak semudah yang dibayangkan. gue harus rela nyusun penelitian, sekaligus jadi asisten dosen. semua berat banget! ditambah kuliah di sosiologi semakin terakumulasi angka semesternya. semester 3 udah kelar, dan udah mau KRS semester 4. but the good news is ... penelitian gue udah tahap finalizing!! nambah gelar lagi? bukan, tapi tambah ilmu, tambah pengalaman. fuck with gelar-gelaran lah, itu cuma bentuk hegemoni akan kreativitas dan keingintauan kita doang!

satu hal penting lainnya, gue akhirnya mau nyanyi lagi, setelah jutaan tahun lamanya (lebay njir!)

butuh waktu yang lama banget buat akhirnya gue mau lagi ngeluarin suara gue. jujur, range vokal gue udah jauh lebih sempit dibandingin dulu. tapi semua tinggal butuh proses, gue harus latian lagi. ternyata musik emang susah banget buat hilang dari keseharian gue. satu hal yang pasti, semua gelar kemusikan gue enggak akan gue pake, kalo akhirnya cuma mediator buat meninggikan diri. gue punya tekad, gue adalah mahasiswa Sosiologi, dan disitulah gue bakal ngeraih sukses. musik adalah pelengkap gue. kenapa gue bego begitu?

bukan, gue sama sekali bukan orang yang bakal ada terus menerus di comfort zone, terutama urusan kualitas diri. bukannya enggak bersyukur atau enggak puas, cuma stigma yang ada dalem diri gue ini terlalu nyaman buat gue. I want to explore more! I want to fight! I still want to do things!

walaupun gue bersikeras memperjuangkan kesosiologian gue, perlahan gue tau kok kalo semua bentuk ideal itu cuma imajinasi. emang bener, semakin lo tua, semakin lo paham dan ngerti, kalo lebih baik cukup punya satu temen yang bener-bener tulus, dibandingkan ribuan temen yang akan ngebiarin lo kapanpun, saat apapun. bukan berarti gue sinis sama orang-orang di sekitar gue, tapi gue sadar, kalo gue bukanlah seorang temen yang "worth to be fighting for", dan karena semua orang bagi gue sangat "worth to be fighting for", inilah cara gue memperjuangkan mereka, dengan menghapus diri gue dari keseharian mereka. jujur, secara pribadi gue ngerasain beban yang berat banget, semakin lama semakin ngerasa sendiri. tapi itu adalah ego gue, dan dalam membangun hubungan persahabatan, gue sama sekali enggak mau ego gue yang gue perjuangkan. jadi, di saat gue bukan lagi sesuatu yang dilihat sama temen-temen gue, ya gue bakal sebisa mungkin mengerti.

lagi-lagi curhat!

the good thing is I HAVE GOD, ALWAYS BY MY SIDE. it's more than enough for me, and exactly, He always show me the way. buktinya? sesedih apapun gue, sehancur apapun hidup gue sampe saat ini, gue masih hidup. artinya God giving me chances, on and on and on, to keep moving forward!

satu bukti lagi, Tuhan akhirnya menjawab doa gue, dan gue bersyukur karena gue selalu dikaruniai kesabaran atas segalanya, juga kesabaran akan jawaban dari kesendirian gue. secara ajaib, seseorang datang dan masuk didalam hidup gue, dan gue percaya, ini adalah jawaban dari Tuhan, ini adalah karunia dari Tuhan.

wanita itu adalah karunia Tuhan, jawaban Tuhan akan doa gue, adalah hasil kesetiaan gue kepada Tuhan, dan gue enggak akan menyia-nyiakan semuanya.

masih terlalu dini buat cerita apa yang sebenernya terjadi selama gue lagi-lagi puasa posting, terutama topik terakhir ini, ehehehe. yang jelas adalah, God is so good to me, to all of us!

satu harapan gue bagi siapapun yang membaca postingan ini, ayo kita semua sama-sama mempercayakan hidup kita kepada Tuhan. ayo kita berjuang untuk mengisi hidup kita dengan setiap hal yang kita impikan, kita bawa semuanya dalam doa atas nama Tuhan, juga mempercayakan semuanya kedalam kehendak Sang Hyang Tunggal. and so, doakan gue ya semoga semuanya lancar dan menjadi lebih baik, dan kalian juga selalu masuk ke dalam doa gue kok.

well, finally, kesimpulannya adalah ......

WHEREVER YOU GO, THERE YOU ARE! TIME WON'T STOP, SO JUST KEEP MOVING FORWARD.

Rabu, 29 Oktober 2014

Rabunya Nyeritain Gitar

well, it's been great for a while! (or a week, exactly)

lagi masa-masa ujian tengah semester di kampus tercinta yang terletak di Yogyakarta. tapi bukan itu inti posting hari ini. ujian mah biasa aja. paling isinya kalo enggak ngeluh karena ngerasa bego banget pas ngerjain soal. kalo enggak ya memanjatkan jutaan puji syukur penuh makna kekosongan karena bisa ngerjain soal dengan kece.

hari ini, akhirnya, gitar gue mendapatkan tempatnya di blog ini. gitar yang mana ya?

GITAR!

ya, cukup gitar. karena jujur, gue punya beberapa gitar yang pernah nemenin gue, dari gue mulai jatuh cintrong sama gitar, sampe masih setia sama alat musik yang satu ini. kecintrongan gue bukan pertanda kalo gue gitaris yang handal. gue masih jauh dari kata 'handal' sebagai seorang pemain gitar. teknik yang gue punya masih cetek banget dibandingin jutaan ribu pemain gitar lainnya, dan iya, teknik bermain gitar gue masih cupu banget. tapi gue bolehlah bersyukur, karena gue punya jiwa, gue pinter membaca suasana sebuah harmoni lagu, dan gue cukup mumpuni buat ikut nimbrung di segala macam genre. ya, teknik gue emang cetek, tapi bokap gue pun mengakui, kalo gue punya spesialisasi dalam mencintai sebuah lagu, mengerti dan memahami lagu. dan bokap gue pun pernah bilang kalo teknik hanya 10% membantu kita dalam bermusik atau memainkan sebuah alat musik, tapi jiwa mendominasi 90% sisanya.

gitar itu hampir segalanya buat gue. dan gue ngerasa gue bisa mencapai sesuatu yang lebih tinggi lagi kalo ada gitar-gitar gue ini. ya, gue ini sebenernya 'both-handed guitarist'. Sang Hyang Tunggal udah baik banget kasih gue karunia buat bisa main alat musik apapun, dengan jiwa gue. dan untuk gitar, baik right-handed ataupun left-handed, gue bisa. gitar gue udah ngebantu gue buat nyiptain banyak banget lagu, dan juga udah ikut ngegemukin tabungan pribadi gue dari hasil jual lagu itu. (apa pulalah!?)

guitar means a lot for me lah pokoknya!

bicara soal gitar, pasti muncul banyak pertanyaan kayak "gitar apa aja sih yang lo pake, nda?", "kalo senar, lo recommend apa?", dll.

oke, berhubung gue tipenya orang yang eksentrik dan kadang diluar kebiasaan manusia pada umumnya, pilihan gue dalam gitar pun terkesan unik. buat gitar left-handed gue, ada beberapa penyokong kebutuhan gue. untuk gitar klasik, pilihan gue jatoh ke IYOMA jadul banget (lupa serinya). untuk gitar akustik elektrik, pilihan gue jatoh ke Epiphone (juga lupa serinya). dan untuk gitar listrik, cukup terhibur sama Fernandes modelnya kayak Stratocaster gitu (juga lupa serinya lagi). kenapa gue lupa serinya? karena semua gitar itu terpisah dari tempat tinggal gue sekarang, jadi kagak bisa gue cek deh serinya ahahaha. yap, mereka di Jakarta dan gue di "kota pendidikan".

untuk gitar normal right-handed, gue enggak ada gitar klasik. langsung gitar akustik elektrik yang kepercayaannya jatoh ke gitar bermerk Cort dengan model CJ1F MS yang udah full-custom (yang selalu gue bawa kemana-mana). sementara untuk gitar elektrik agak ruwet. gue agak menerapkan perselingkuhan disini ahahaha. mulai dari Epiphone bermodel Les Paul, terus Fender Gio, dan yang khusus buat manggung kece, ya Gibson Les Paul Junior. beuh, mantap banget deh senjatanya!

sebagai tambahan, untuk strings atau senar gitar, gue cocok banget sama D'Addario segala series, sesuai kebutuhan gue. gitar klasik, akustik elektrik, ataupun gitar listrik gue, semua gue pakein D'Addario. mungkin ini berpengaruh juga sama gaya main gue yang kadang bright rhythm ataupun bold melody yang ternyata bisa gue dapetin cuma dari satu set senar yang sama, iya, D'Addario. apalagi semenjak gue pake senar ini, gue enggak pernah slip atau kepleset pas main gitar, karena gaya main gue yang petakilan dan di atas normal.

saatnya move on dari persenjataan gue ...

kalo buat keseharian, gue appreciate banget sama orang-orang atau temen-temen yang merelakan pendengarannya untuk musik-musik yang gue mainin bareng sama gitar gue. ya karena gue selalu terlalu jauh dari arus normal musik (terutama Indonesia), yang terkadang ngebuat orang jadi males dengerin karena 'enggak tau lagunya' atau 'bukan jenis musik gue'.

satu hal tentang musik.

MUSIK BUKANLAH SUARA UNIVERSAL dimana semua orang memiliki pengertian yang sama terhadap nilai dan estetikanya. setiap kelompok, atau bahkan setiap individu memiliki konsep dan definisinya tersendiri terhadap sebuah nilai dan estetika dari musik. disinilah letak keberagaman musik, bahwa akan jauh lebih baik jika kita mau selalu mendengarkan. bahkan justru membuat kita lebih cerdas lagi tentang luasnya dunia musik. (kutipan keynote address gue nih)

 contoh simpel, gue sebagai seorang yang punya aliran di Rock ... apakah selalu gue ngebawain lagu-lagu rock kesukaan gue? pun gue juga sering bawain lagu bergenre entah itu Reggae, Pop, Melayu, Modern Beat, atau lainnya deh. itu sederhana, semua karena gue mau mendengarkan, supaya gue bisa lebih mengerti.

cakep kan bahasannya?

ya itulah satu nilai penting. di dalam hidup ini, dari alat musik sesederhana gitar, gue udah bisa mempelajari sangat banyak hal untuk hidup, untuk tidak sekedar ada, namun diakui dan mengakui sebuah eksistensi. dan bahkan jauh lebih banyak lagi dari itu. dari hal sederhana mampu mengajari kita menjadi sesuatu yang berbobot lebih. itu inti dari bahasan kali ini. tumben banget yak gue ada kesimpulan kece gini?

ahahaha enjoy it!

Rabu, 22 Oktober 2014

Rabu Dimana Masih Mampu

well hello!

udah cukup lama dari postingan terakhir. gue rasa, semakin lama, hidup gue justru lagi dalam posisi "hambar". ya, apapun namanya, entah kenapa hidup yang penuh warna itu mulai memudar. ya elah, melankolis abis!

terakhir gue posting soal apaan ya? yang jelas udah lama banget gue enggak ngeliat penampakan Andi, ya karena gue enggak pernah ke Jakarta, dan diapun enggak pernah ke Yogyakarta. dulu kayanya dia orang paling ngeselin di masa SMA gue, eh ternyata setelah sekarang ini, makhluk-makhlukkayak gitu ternyata dibutuhin juga ya buat latian kontraksi otot-otot emosi di kepala. kadang Andi nge-BBM gue, ngirimin gambar member JKT48 entah siapalah itu namanya. padahal udah gue bilang, gue bukan tertarik ke orang-orangnya, tapi ke komposisi musiknya. oh iya, gue udah cerita belom ya kalo gue sekarang udah Bachelor of Arts? sekaligus gue bahkan udah bolak-balik rute Yogyakarta-Jakarta-Berlin tempo beberapa minggu yang lalu. buat apa? gue dapet gratisan bro!

jadi, ceritanya selama ini gue enggak nge-posting disini karena gue lagi ngelakuin riset, pokoknya risetnya berhubungan dengan Etnomusikologi lah. karena 6 atau 7 bulan yang lalu gue dapet undangan buat ikut ambil bagian di International Discussions Forums for Music Education and Ethnomusicology yang berlokasi di Berlin. lo tau gue dapet fasilitas apa aja dari undangan itu, sampe gue sama sekali ogah buat nolak?

paket lengkap!

tiket pesawat pulang-pergi, asisten pribadi yang bakal ngebantuin gue selama di sana, uang saku selama di Berlin, mobil sewaan, juga 4 set baju buat dipake selama perhelatan event itu. siapa juga yang bisa nolak gituan? alhasil, gue berhasil curi-curi kesempatan buat naik kereta ke Paris. ya walaupun gue sendirian kesananya dan status hubungan gue juga masih single, setidaknya gue lebih kece lah dibandingkan sepasang kekasih yang hanya saling umbar janji buat ke Paris "kapan-kapan".

anjir, sombong banget gue! maafin makhluk hina ini, oke? oke. selain itu, gue punya pengalaman yang justru bikin hidup gue berubah jadi melankolis setelahnya. gue dapet kontak seseorang yang dulu pernah cuma satu kali gue ketemu, itupun cuma beberapa menit, di tahun 2007. ya, orang yang katanya adalah bokap gue yang sebenernya. itulah alasan kenapa gue nekad buat ngelancong ke Paris sendirian. itulah alasan kenapa gue enggak ngambil satu fotopun di Paris (eh sekali deh, ngefoto menara Eiffel dari bawahnya). waktu 4 jam gue gunain buat nyari tau, siapa gue sebenernya, dan dari mana sebenernya gue berasal. rada drama sih, cuma ini beneran! karena ternyata semua lebih membingungkan lagi dibandingkan sebelumnya.

well, forget it!

selama gue di Berlin, gue seharusnya bangga maksimal. ya, walaupun nama yang terpampang bukan nama Ananda Kumba Bhakti, dan negara yang tercantum di depan gue juga bukan Indonesia, tapi gue menjadi delegasi Asia dalam menyampaikan keynote address di depan semua pelaku etnomusikologi dari seluruh belahan dunia. ya, dan gue berhasil mengangkat nama Indonesia dengan sangat sukses didalamnya!

bicara soal hal itu, sebenernya gue orang yang cukup sensitif akan beberapa hal, terutama masalah origin atau asal-usul. gue cuma mau negasin, apapun darah yang mengalir di dalam diri gue, gue sepenuhnya mengakui kalo gue adalah orang Indonesia. gue bukan orang jawa, atau orang batak, atau manado, atau ambon, gue itu satu, gue Indonesia! banyak pengorbanan yang udah gue lakuin supaya gue bisa diterima sebagai sosok Indonesia. bukan cuma fisik, tapi banyak hal lainnya.

secara fisik, gue udah berusaha gelapin warna kulit gue yang aslinya bening jepang, supaya gue bisa sama kayak temen-temen gue. gue juga udah rutin ngewarnain rambut merah gue, supaya paling enggak keliatan jadi cokelat kehitam-hitaman. gue udah berusaha keras buat ngehapus aksen japanese gue, dan bahkan mulai melupakan bahasa asli gue, bahasa jepang. gue berusaha menggunakan bahasa Indonesia dengan baik, bahkan gue mempelajari semua logatnya supaya gue bisa beradaptasi dengan baik. gue pake kacamata, supaya mata gue keliatan lebih besar *ini maksa*.

satu yang jadi pertanyaan, kenapa masih banyak yang meragukan gue soal keIndonesiaan gue? atau mencoba menonjolkan sisi-sisi keturunan gue. kalo boleh jujur, gue mau bilang kalo gue asli orang Indonesia, hati gue cuma Indonesia. gue berkulit sawo matang dan rambut gue hitam. sesederhana itu.

eh kan malah ngelantur ....

ngomong-ngomong masalah cinta ....

entah kenapa gue merasa semakin nyaman kalo sendiri. bukannya gue enggak mau pacaran atau punya dan membangun sebuah hubungan khusus lagi. gue punya tekad, kalo gue cuma mau pacaran satu kali lagi. ya walaupun itu cuma kemauan aja sih. tapi gue mikir, kalo gue pacaran dan cuma lagi-lagi 'saling menyakiti', terus buat apa harus berkomitmen? gue cuma mau seseorang yang nanti akhirnya jadi pasangan gue ngerti, kalo seumur hidup gue, gue udah tinggal dan hidup bersama perempuan. gue sama sekali enggak mau menyakiti perempuan, dan satu hal yang bisa gue janjiin bahwa gue enggak akan pernah meninggalkan orang-orang yang gue sayang, and there's a lot words untold. termasuk sosok dia suatu saat nanti. I promise her "forever" at the time, and that's not only words.

waduh, nulis apa lagi ya?

intinya, gue masih terbuka untuk cinta, dan udah bukan lagi waktu untuk bermain dengan kata cinta. gue bukan orang yang bisa umbar janji, tapi gue bisa berkomitmen. secara fisik, gue bukan sosok yang sama sekali ideal, tapi inner core gue, walaupun mungkin belum baik sepenuhnya, tapi gue masih bisa terus dan terus belajar mengenai hal itu. terus berbenah dan berubah ke arah yang lebih baik. tuh kan malah jadi kepengen punya pacar ....

yasudahlah, ternyata saya masih mampu ngeposting disini, bukankah itu keren?

oh iya, check my better blog at http://steflaart.blogspot.com/ dan http://steflaart2.blogspot.com/
ow, and also, check my friend's blog about me at http://anandakumbabhakti.blogspot.com/

GOOD BYE TODAY